Potensi Usaha Kerawang di Gayo Lues

Kambruyansari di kediamannya, Jalan Simpang Desa Tampeng, Kecamatan Kutepanyang, Gayo Lues. (Supri Ariu)

Kambruyansari di kediamannya, Jalan Simpang Desa Tampeng, Kecamatan Kutepanyang, Gayo Lues. (Supri Ariu)

Blangkejeren : Pengrajin dan pedagang kain kerawang Gayo semakin bertambah di Kabupaten Gayo Lues. Dan pengakuan sejumlah pedagang yang membuka usaha tersebut selain sebagai mata pencaharian karena potensi pasarnya semakin baik juga atas dasar kecintaan terhadap warisan budaya pendahulunya.

Salah seorang pengrajin, Kambruyansari (39) yang membuka usaha di Simpang Tampeng, Kutepanyang mengaku sejak kecil sudah dikenalkan tentang kerawang Gayo oleh ayahnya H.Abdullah Wahab yang sudah menggeluti usaha kerawang sejak tahun 1970.

Kambruyansari kemudian melanjutkan usaha ayahnya sejak tahun 2000 dan hingga kini lebih dari seribu kain Kerawang Gayo yang dijualnya dengan produk baju, rok, topi, tas, tempat air, gelang, serta berbagai pernak-pernik lainnya.

”Alhamdulillah sampai saat ini jumlah peminat kain kerawang Gayo Lues semakin tinggi dan banyak diantara dari mereka yang mengaku datang dari luar negeri seperti dari Malaysia dan Singapura,” ungkap Kambruyansari pada Lintas Gayo, Rabu (28/08/2013) siang.

Tidak tanggung-tanggung, selain menjadi pengusaha Kerawang Gayo Lues, Kambruyansari mengaku ikut mencari data-data tentang nama, sejarah, serta jenis-jenis motif yang terdapat pada kain kerawang Gayo Lues.

”Hingga kini sudah ada beberapa motif yang saya dapat dari berbagai sumber. Ini saya lakukan bertujuan untuk mensosialisasikan makna-makna motif yang ada pada kain kerawang Gayo, sehingga kerawang dapat terkenal bersama sejarahnya,” kata Kambruyansari sambil menambahkan hingga kini sudah ada 11 pemuda dan pemudi yang bekerja ditempat usahanya.

Sejumlah data-data kerawang Gayo Lues tersebut sudah saya tuliskan menjadi seperti makalah lengkap dengan gambar dan keterangannya. Dengan begitu saya bisa dengan mudah membagikannya kepada siapa saja yang ingin memiliki Kerawang Gayo.

“Sudah beberapa kali saya membagikan makalah tentang profil kerawang Gayo Lues tersebut kepada siswa-siswi di sejumlah sekolah di Kecamatan Kutepanyang ini,” pungkas Kambruyansari. (Supri Ariu | kha)

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

Translate »
×