Menghitung Kekayaan Leuser

Catatan: Yudi Randa (Blogger asal Banda Aceh)

wisata aceh gayo lues
burung pipit?
Leuser, memiliki jumlah fauna terbanyak di kawasan Asia. Ekosistem ini merupakan rumah bagi 105 spesies mamalia, 382 spesies burung, dan setidaknya 95 spesies reptil dan amfibi (54% dari fauna terestrial Sumatera). Hutan ini dianggap sebagai tempat terakhir di Asia Tenggara yang memiliki ukuran dan kualitas yang cukup untuk mempertahankan populasi spesies-spesies langka, termasuk harimau sumatera, orangutan sumatra, badak sumatra, gajah sumatera, dan macan tutul.
 
Sampai saat ini setidaknya diperkirakan ada sekitar 89 jenis satwa yang tergolong langka dan dilindungi ada di hutan Taman Nasional Gunung Leuser di samping jenis satwa lainnya. Satwa langka dan dilindungi yang terdapat di taman nasional ini antara lain:
  • Mawas/Orang Utan (Pongo pygmaeus abelii)
  • Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis)
  • Harimau loreng Sumatera (Panthera tigris sumatrae)
  • Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus)
  • Beruang Madu (Helarctos malayanus)
  • Burung Rangkong Papan (Buceros bicornis)
  • Anjing Ajag (Cuon Alpinus)
  • Siamang (Hylobates syndactylus syndactylus)
  • Kambing hutan (Capricornis sumatraensis)
  • Rusa Sambar (Cervus unicolor) Sumber di sini
Di kabupaten Gayo lues, 70 persen dari luas wilayahnya adalah kawasan Hutan Leuser. Hari ini, mereka tengah berjibaku. Memikirkan nasib perseteruan luas hutan dengan meningkatnya jumlah penduduk. Mereka menyadari betul akan hal tersebut. Sehingga, kita semua diminta untuk mencarikan solusinya.

 

wisata aceh gayo lues
desa Pantan Cuaca, Gayo Lues.

Salah satu cara yang coba diangkat adalah menjadikan Kawasan Hutan leuser sebagai daerah ekowisata. Sebenarnya, (saya harus jujur) ini bukanlah ide terbaik. Tapi mengingat sulitnya pilihan yang ada, mau tidak mau hal ini harus diambil. Hampir mirip-mirip dengan kawasan Amazon di Brazil. Hutan leuser, harus bisa memberi makan kepada manusia yang hidup disekitarnya tanpa harus merusak hutan tersebut.

 
Di sela-sela hawa yang sedikit sejuk dan segar, saya masih melemparkan pandangan ke arah barat. Berdiri di puncak Genting Pining. Sebuah mahakarya dari Tuhan yang luar biasa. Tergeletak begitu saja. Menanti setiap jiwa-jiwa anak manusia, mereka  para petualang sejati untuk menjamahnya.

wisata aceh gayo lues

 

wisata aceh gayo lues

Lekukan demi lekukan dari punggung bukit barisan berjajar memberikan sebuah pemandangan yang indah. Saya, adalah pencinta laut. Tapi kini, gunung dan bukit memberikan arti yang berbeda. Leuser, Gayo Lues, dan Tari Saman, telah membuat saya jatuh cinta. Hasrat ingin mengunjunginya lagi dan lagi lebih besar dibandingkan rasa lelah kala menempuh perjalanan darat selama hampir 12 jam. 

Jadilah petualang sejati sembari menikmati sajian dua warisan dunia. Leuser, dan Tari Saman. Bantulah negeri ini, melindungi tempat terakhir di bumi yang masih menyimpan keanekaragaman hayati yang begitu melimpah. Bantulah ia, menjadi sebuah destinasi wisata yang mampu memberikan penyadaran kepada setiap anak adam di bumi ini. Bahwa menjaga alam, sama seperti kita menjaga keluarga kita sendiri dari kepunahan.
 

Salam dari Leuser…

 
wisata halal aceh
Pantan Cuaca, gayo Lues. I love it!
Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

Translate »
×