Mahasiswa Gayo Lues Promosikan Tari Saman 10001 di Bandung

Walau dilematis, antara pelestarian seni budaya dan penggunaan anggaran yang cukup besar, dukungan terhadap even tari Saman massal 10001 penari yang dihelat 13 Agustus 2017 di Blangkejeren Gayo Lues terus mengalir.

Seperti yang dilakoni mahasiswa asal Gayo Lues di Bandung yang di bantu sejumlah mahasiswa dari daerah lain, Selasa 1 Agustus 2017 melakukan sosialisasi atau promosi even tersebut dengan membagikan brosur dan membentangkan spanduk di sepanjang jalan Asia Afrika – Alun Alun Bandung.

Kordinator kegiatan ini Ferry, mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) asal Gayo Lues yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Mahasiswa Gayo Lues menyatakan, banyak warga Bandung yang mereka jumpai tertarik dengan event akbar tersebut.

“Tapi tidak sedikit mereka (warga bandung-red) yang bertanya acaranya dimana? Saat dijelaskan di Blangkejeren Gayo Lues mereka masih merasa sedikit bingung,” ungkap Ferry.

Dikatakan, mereka tidak henti-hentinya menjelaskan secara detail letak dan menjelaskan secara singkat untuk menempuh tranportasi ke kampung halamannya tersebut dan menjelaskan asal usul tari Saman.

“Harapan kami, dengan diadakannya event akbar yang sudah lama diprogramkan ini, Kota Blangkeren Kabupaten Gayo Lues kedepannya semakin di kenal, agar dapat menunjang pariwisata dan mendongkrak perekonomian masyarakat, dan untuk tarian saman ini juga, kami berharap walaupun bukan secara event akbar, tapi selalu disosialisasikan dengan diadakan secara sederhana di daerah maupun di luar daerah, supaya masyarakat semua tau asal usul tari saman,” tandas Ferry.

Seperti diberitakan, tari Saman massal mendatang merupakan yang kedua kalinya digelar, setelah sebelumnya tahun 2014 dengan 5057 penari.

Even ini dicatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).

(Sumber : www.lintasgayo.co)

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

Translate »
×