Kedah; Destinasi Wisata Paling Diminati Wisman di Gayo Lues

Orangutan sumatera di Kedah, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. (Barry Kusuma)

Orangutan sumatera di Kedah, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. (Barry Kusuma)

KEDAH, nama dusun di desa Penosan Sepakat, Kecamatan Blangjerango, Kabupaten Gayo Lues yang merupakan salah satu pintu gerbang menuju Hutan Leuser kini menjadi objek wisata favorit bagi wisatawan mancanegara.

Dibanding destinasi wisata lain di di Gayo Lues, wisatawan mancanegara atau domestik lebih tertarik untuk mengunjungi kekayaan ekosistem Leuser melalui akses Kedah. Begitu informasi yang diperoleh dari salah satu staf Dinas Ekonomi Kreatif dan Pariwisata (Disparekrad) Gayo Lues, Romi Ruanda.

Lalu apa yang bikin tertarik wisatawan mancanegara ke Kedah? aktivitas hewan liar seperti Orang Utan, Siamang, Rangkong Badak, dan lain-lain. Sedangkan wisatawan lokal atau penduduk lokal Gayo Lues lebih tertarik untuk mengunjungi objek wisata Agusen. Demikian dijelaskan Romi didampingi Zulfikar saat ditemui di kantor Tourism Information Centre (TIC) Gayo Lues.

Nah, berapa orang sebenarnya yang mengunjungi Kedah? sejak bulan Januari sampai September tahun 2016, jumlah keseluruhan wisatawan asing dan domestik mencapai 113 orang dengan rincian bulan Januari 12 (asing) 4 (domesti), Februari 15 (asing), 9 (domestik), Maret 3 (asing), 2 (domestik).

Selanjutnya April ada 9 tamu asing dan 7 domestik, Mei 9 asing) 3 domestik, Junu 10 asing) 2 domestik, Juli 8 asing, 0 domestik.

Di bulan Aguatus kunjungan tamu asing naik 16 orang sementara domestik tidak ada, terakhir bulan September ada 4 tamu asing.

Selain wisatawan asing, objek wisata Kedah juga banyak digemari oleh pengunjung lokal untuk menikmati panorama alam hutan hujan dan berbagai jenis tumbuhan yang banyak terdapat di Kedah.

Faktor meningkatnya jumlah wisata menurut Romi salah satunya karena aktivitas penyebaran Informasi dan Promosi tentang Kedah yang gencar dilakukan antara pihak TIC Gayo Lues, Rain Forest Lodge Kedah binaan Mr. Jali dengan sejumlah Traveller asal Eropa.

Kedah merupakan akses bagi para wisatawan untuk mendaki menuju Gunung Leuser. Wisatawan akan dipandu pendaki gunung lokal bersama Guide (Pemandu) salah seorangnya bernama Mr. Jali yang sejak tahun 1980 sudah mulai menggunakan jalur Kedah untuk menuju Leuser.

“Kita berharap jumlah wisatawan terus meningkat dan untuk kedepan, kita juga akan berusaha untuk mengembangkan objek wisata lainnya di Gayo Lues. Dengan begitu, daya tarik objek wisata yang terdapat di Gayo Lues bisa meningkat secara merata,” kata Romi optimis.

Menurutnya, meningkatnya daya tarik objek wisata dapat meningkatkan ekonomi masyarakat menengah ke bawah. Sebab, semakin lama para wisatawan menetap di Gayo Lues tentu akan membawa pengaruh terhadap perputaran uang yang berasal dari para wisatawan untuk peningkatan ekonomi masyarakat Gayo Lues.

Bagi yang memerlukan informasi lebih lanjut tentang Kedah, boleh menghubungi nomor kontak 0823 7064 7906 atasnama Romi Ruanda. (Supri Ariu)

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

Translate »
×