Kado HUT Gayo Lues, DSI Luncurkan Program Sekolah Saman di Jakarta

17191284_1240820199319437_7762991443456378310_n

Foto: Ist

Duta Saman Institute (DSI) menggelar acara peluncuran secara resmi program belajar menari Saman atau “SAMANSCHOOL” di Jakarta. Kegiatan digelar pada Minggu (12 Maret 2017) kemarin di Anjungan Pemerintah Aceh Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Melalui kirimannya, pengurus DSI menjelaskan, DSI digagas oleh sekelompok pemuda asal Gayo Lues di Jakarta dengan dukungan segenap masyarakat perantauan asal Gayo Lues di DKI Jakarta. Program SAMANSCHOOL bertujuan untuk mengembangkan, melestarikan dan memasyarakatkan Tari Saman ke seluruh penjuru Negeri. Program ini sendiri disambut baik oleh para pengunjung lokal TMII maupun lnternasional. Apalagi saat pengurus DSI menampilkan Tari Saman masyarakat terlihat ikut terlarut dan mengungkapkan apresasi atas ide tersebut.

Kasubbid Promosi dan Pameran Badan Penghubung Pemerintah yakni Cut Putri Alyanur mengatakan, DSI harus bisa melakukan safari internasional ke berbagai negara terutama ASEAN mengingat Tari Saman sudah menjadi warisan dunia. Lanjutnya, hal tersebut di atas adalah tantangan dan peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik dalam mensejerahterakan masyarakat Gayo Lues dengan pendekatan budaya, mengingat Tarian ini memiliki potensi ekonomi yang sangat besar.

Sementara itu, CEO dan Pendiri DSI yakni Aminnulah, S.Si, M.Ak di sela-sela acara menjelaskan, terbentuknya program SAMANSCHOOL merupakan prestasi tersendiri bagi pemuda bahkan masyarakat Gayo pada umumnya, mengingat belum ada lembaga resmi yang konsen dalam Pelatihan dan Pengembangan Tari Saman. Menurutnya ini menjadi tantangan dan peluang yang harus dimanfaatkan.

“Istimewanya, program ini kita luncurkan di momen HUT Gayo Lues. Ini merupakan kado dari kami untuk HUT Gayo Lues Ke-15,” timpal Aminnulah.

Dengan lahirnya DSI bersamaan dengan launching-nya program SAMANSCHOOL, semoga bisa menjadi motivasi tersendiri bagi para pemuda dan pemerintah Gayo Lues untuk memperbaiki perekonomian masyarakat melalui budaya, disamping memperkuat eksistensi Tari Saman di mata dunia, demikian Aminnulah.

Selain pengurus DSI, Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Tokoh Masyarakat Gayo Lues di Jakarta, acara juga turut disaksikan oleh para pengunjung TMII. (sumber : www.lintasgayo.co)

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

Translate »
×