Kadispar Gayo Lues: Masyarakat Lokal Berperan dalam Pembangunan Pariwisata

Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin, S.Sos (Foto: LintasGayo.co)

Kepala Dinas Pariwisata Gayo Lues, Syafruddin, S.Sos (Foto: LintasGayo.co)

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Gayo Lues, Syafrudin.S.Sos mengungkapkan, masyarakat lokal memiliki peran penting dalam pembangunan pariwisata. Ungkap Syafruddin dalam kata sambutannya di acara pembukaan Pelatihan Pemandu Wisata Terpadu yang digelar oleh Dispar mulai 14-17 Desember 2016 di Blangkejeren.

Hal tersebut, lanjut Syafruddin menjadi salah satu landasan awal Dispar menggelar Pelatihan Pemandu Wisata.

“Dalam proses pembangunan pariwisata Gayo Lues, masyarakat setempat memiliki peran yang sangat penting untuk meningkatkan mutu pariwisata,” terang Syafruddin dihadapan 35 peserta pelatihan.

Salah satu contohnya adalah, bagaimana cara masyarakat menjalin komunikasi dengan wisatawan dan melihat kesempatan atau potensi untuk mengambil keuntungan dari wisatawan, jelas Syafruddin.

“Dengan pelayanan yang baik serta suguhan produk yang menarik tentu wisatawan tidak akan ragu-ragu untuk mengeluarkan dana demi kepuasannya berwisata,” kata Syafruddin.

Ia melanjutkan, kedepan Dispar akan terus berusaha untuk mengembangkan dengan cara publikasi rutin sekaligus membuka objek wisata baru di Gayo Lues untuk menambah daya tarik wisatawan mengunjungi Gayo Lues.

“Mari kita ambil kesempatan ini untuk meningkatkan pendapatan usaha kecil dan menengah masyarakat. Dengan bertambahnya jumlah pengunjung, maka akan bertambah pula jumlah perputaran uang di Negeri Seribu Bukit ini,” pungkas Syafruddin.

Selain itu, tambah Syafruddin, masyarakat setempat yang berada di seputaran objek wisata juga memiliki peran penting dalam mengawal kelestarian objek wisata. Syafruddin menghimbau agar masyarakat lokal harus tegas dalam menjaga keindahan objek wisata di Gayo Lues jika ada sejumlah oknum yang mencoba merusak atau menciderai keindahan objek wisata tersebut.

“Dispar membutuhkan peran maayarakat lokal dalam keberlangsungan objek wisata yang kita ciptakan bersama. Dengan terjaganya objek wisata kita, maka pendapatan dari wisatawan untuk usaha masyarakat lokal juga akan terus berjalan dengan baik,” tutup Syafruddin.

(Tim TIC Gayo Lues)

Loading Facebook Comments ...

Tinggalkan Balasan

Translate »
×